AHY Ingatkan Cuaca Buruk Ganggu Transportasi Udara-Air Saat Nataru

Tuesday, 17 December 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberita.ID – Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yodhoyono (AHY) memberi perhatian pada transportasi udara dan air saat masa liburan natal dan tahun baru (Nataru). Dia pun mengingatkan soal adanya potensi cuaca buruk yang mengganggu transportasi udara dan air.

Menurut AHY, moda transportasi laut terhitung masih yang paling terjangkau bagi sebagian besar masyarakat khususnya di Indonesia bagian timur. Sehingga, dia ingin sarana kapal laut dapat menunjang perjalanan masyarakat.

“Tadi disampaikan oleh Pak Menhub di sidang atau rapat terbatas tadi ada sekian ratus kapal yang dipersiapkan dan prasarana pelabuhannya juga harus siap. Nah memang yang harus diperhatikan adalah cuaca di akhir tahun ini,” ucap AHY, Senin (16/12/2024).

Baca JUga  You could do with one of these in your garage

AHY melihat, pada momen pergantian tahun ini cuaca di daerah seluruh Indonesia sedang tidak menentu. Hal ini menimbulkan tantangan bagi kapal saat melintas di laut.

“Tetapi tentu kita juga harus menyiapkan early warning system agar ketika memang benar-benar cuaca tidak memungkinkan untuk ditembus baik menggunakan udara maupun kapal, ya kita harus mitigasi resikonya,” jelas dia.

“Jangan sampai ditembus secara nekat gitu ya, tanpa ada perhitungan yang baik sehingga berpotensi pada terjadinya kecelakaan dalam transportasi. Ini yang kita hindari, kita cegah dan kita juga harus mempersiapkan worst case scenario, Skenario terburuk jika terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan dan harapkan juga harus ada task force, satuan-satuan tugas yang siap untuk melakukan tindakan atau aksi emergency,” sambung dia.

Baca JUga  PWI Pusat dan IPB Siapkan Program Beasiswa S2 untuk Wartawan

Selanjutnya, AHY mengatakan agar seluruh transportasi menyediakan tempat istirahat jika sewaktu-waktu perjalanan tertunda. Hal ini agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman.

“Misalnya kita yakinkan agar pelabuhan merak yang menghubungkan barat Jawa dengan Lampung misalnya itu juga bisa tetap aman,”tuturnya.

Sumber : DetikNews

Editor    : Mor Doank

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPR RI Resmi Sahkan Revisi UU P2SK
PWI Pusat dan IPB Siapkan Program Beasiswa S2 untuk Wartawan
Pemerintah Wajibkan Registrasi SIM Biometrik Mulai 1 Juli 2026
Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan oleh AKP Sofyan Berproses di Polda Sulut
Natalius Pigai: Pelarangan Film Harus Lewat Putusan Pengadilan
Wakapolri Minta Jajaran Reskrim Tindaklanjuti Rekomendasi KPRP
DPP PDIP Putuskan Dewi Mondo Pimpin DPRD Bolmut
Semangat Pahlawan di Lintasan! Kejurda Drag Race & Drag Bike Bolmut 2025 Siap Guncang Sulawesi

Berita Terkait

Thursday, 4 June 2026 - 03:37

PWI Pusat dan IPB Siapkan Program Beasiswa S2 untuk Wartawan

Saturday, 30 May 2026 - 01:33

Pemerintah Wajibkan Registrasi SIM Biometrik Mulai 1 Juli 2026

Wednesday, 27 May 2026 - 16:48

Kasus Dugaan Intimidasi Wartawan oleh AKP Sofyan Berproses di Polda Sulut

Saturday, 16 May 2026 - 21:37

Natalius Pigai: Pelarangan Film Harus Lewat Putusan Pengadilan

Sunday, 10 May 2026 - 16:19

Wakapolri Minta Jajaran Reskrim Tindaklanjuti Rekomendasi KPRP

Berita Terbaru

Polisi menunjukkan barang bukti senjata angin rakitan yang disita dari empat pria yang diamankan di Kecamatan Ratatotok, Minahasa Tenggara, setelah foto mereka viral di media sosial Facebook.(Foto: dok*)

HUKUM & KRIMINAL

Polres Mitra Tangkap Empat Warga Bolmong dengan Senjata Angin Rakitan

Thursday, 4 Jun 2026 - 20:27