Hamid Toliu Minta Perusahaan Pani Gold Bertanggung Jawab

Monday, 14 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberta.id,POHUWATO,– Sudah Berjalannya Aktivitas pertambangan oleh perusahaan PT. Pani Gold di Wilayah Hutan yang di miliki oleh Koperasi Unit Desa (KUD) Dharma Tani Pohuwato kini menunggu dampak yang akan di hadapi oleh Masyarakat yang ada di hilir khusunya Kecamatan Marisa, Duhiadaa, Buntulia. Senin,14 November 2022.

 

Seperti apa yang di jelaskan oleh Amrin Warga kacamata duhiadaa yang menyebutkan Aktivitas pertambangan sangat menyiksa dirinya dalam menghasilkan padi yang terbaik sebab air limbah yang mengalir di wilayahnya itu di ambil dari sungai marisa.

 

” Bagaimana hasil kami bisa baik sedangkan sampai saat ini kami selalu menggunakan air untuk pertanian sawah itu dari aliran sungai Marisa” Ujarnya.

Baca JUga  Percepat RANPERDA, Guna Untuk Organisasi Adat Di Pohuwato

 

Sementara itu Pendi salah seorang masyarakat Pohuwato Timur mengatakan bahwa sesuatu hal yang sangat dikhawatirkan adalah merak kami para nelayan yang berada di hilir sungai akan sangat merasakan dampaknya.

 

” jangankan itu pak kami saja sebagai nelayan pasti akan mendapatkan dampak pertambangan ini Apalagi kami berada di hilir sungai, tambah lagi informasi yang kami dapat perusahaan akan mengelola itu sampai 35 tahun kedepan. Bagaimana dengan nasib kami” Ungkapnya dengan penuh tandatanya.

 

Tak hanya itu Ato Yang merupakan masyarakat Teratai juga menyampaikan bahwa dampak pertambangan ini sudah pasti mereka mendapatkan efeknya khususnya banjir.

 

“Yah sudah pasti berdampak pak, contohnya saja kemarin – kemarin pekerjaan pertambangan yang bersifat manual saja hujan sedikit desa kami pasti terendam,apalagi sudah perusahaan dan banyak yang menggunakan pekerjaan sejenis Eksavator” tambah Ato.

Baca JUga  DPRD Bolmut RDP Terkait Polimik TKBM Pelabuhan Binjeita

 

Mendengar hal ini Hamid toliu selaku Ketua FKH tak mau tinggal diam dan angkat suara dengan meminta kepada pihak pemerintah dan Perusahaan untuk dapat menseriusi hal ini setidaknya ada solusi yang bisa di hadirkan.

 

“Saya selaku FKH Kabupaten Pohuwato meminta kepada pemerintah dan perusahaan pertambangan yang sementara melakukan aktifitas di atas untuk dapat memperhatikan dan menghadirkan solusi untuk persoalan seperti ini, kalau tidak mampu lebih baik hentikan pekerjaannya” Tegas hamid Selaku FKH Pohuwato.

 

 

 

Penulis : Isjan/PB.
Facebook Comments Box

Berita Terkait

SPPG Kaidipang Diduga Salurkan MBG Busuk, Siswa Muntah dan Diare
Jelang Hari Bhayangkara, Polres Bolmut Beri Layanan Kesehatan Gratis ke Warga
Bupati Ketemu Mentan, Petani Bolmut Dapat Traktor hingga Benih
Penyaluran Bibit Kelapa di Kabupaten Gorontalo Capai 44 Ribu Pohon
Rolling Jabatan Eselon II, III, dan IV Pemprov Sulut Dieksekusi Bulan Ini
Penyelesaian Eks HGU Motoduwo Dipercepat, Dua Desa Diverifikasi
Dampak PENAS KTNA 2026 bagi Masyarakat Gorontalo Mulai Terlihat
Data Minerbaone ESDM Tidak Ada IUP di Bolmut
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 11 June 2026 - 23:48

SPPG Kaidipang Diduga Salurkan MBG Busuk, Siswa Muntah dan Diare

Thursday, 11 June 2026 - 06:48

Jelang Hari Bhayangkara, Polres Bolmut Beri Layanan Kesehatan Gratis ke Warga

Tuesday, 9 June 2026 - 19:20

Bupati Ketemu Mentan, Petani Bolmut Dapat Traktor hingga Benih

Sunday, 7 June 2026 - 20:09

Penyaluran Bibit Kelapa di Kabupaten Gorontalo Capai 44 Ribu Pohon

Friday, 5 June 2026 - 17:39

Rolling Jabatan Eselon II, III, dan IV Pemprov Sulut Dieksekusi Bulan Ini

Berita Terbaru

Pemuda di Bolmut diamankan polisi setelah kedapatan membawa senjata tajam saat patroli dini hari.(Foto: dok*)

HUKUM & KRIMINAL

URC Polres Bolmut Tangkap Pemuda yang Acungkan Sajam

Wednesday, 10 Jun 2026 - 11:37

Kepala Kejari Kotamobagu Tasjrifin Muljana Abdul H.(Foto: Eges*)

HUKUM & KRIMINAL

Kejari Isyaratkan Tersangka Baru Kasus Korupsi KPU Boltim

Wednesday, 10 Jun 2026 - 08:59