FaktaraID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo mulai menyalurkan bantuan 66 unit gerobak usaha kepada pelaku UMKM di sejumlah kawasan kuliner. Program ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan usaha kecil di tingkat akar rumput.
Penyaluran tahap pertama dilakukan di Kawasan Kuliner Limboto, Jumat, dengan menyerahkan 17 unit gerobak kepada pedagang. Sisanya akan dibagikan secara bertahap, masing-masing 16 unit pada tahap kedua dan 33 unit pada tahap ketiga.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi mengatakan sektor UMKM masih menjadi penopang utama ekonomi masyarakat sehingga pemerintah daerah memilih fokus pada program yang langsung menyentuh pelaku usaha kecil.
“UMKM bukan hanya sumber penghidupan masyarakat, tetapi juga motor penggerak ekonomi daerah,” kata Sofyan saat penyerahan bantuan, Sabtu (13/6/26).
Menurut dia, bantuan gerobak tidak hanya dimaksudkan sebagai fasilitas berdagang, tetapi juga bagian dari penataan kawasan kuliner agar lebih tertata dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
Pemerintah daerah juga mendorong pelaku UMKM meningkatkan kualitas produk, menjaga kebersihan, dan mulai memanfaatkan pemasaran digital agar mampu memperluas pasar usaha mereka.
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Gorontalo Fany Salamanya mengatakan program bantuan gerobak diarahkan untuk memperkuat ekonomi kreatif berbasis kuliner sekaligus mendukung pengembangan destinasi wisata daerah.
“Program ini diharapkan memberi dampak langsung terhadap peningkatan pendapatan masyarakat,” ujar Fany.
Dukungan anggaran terhadap pengembangan UMKM juga datang dari DPRD Kabupaten Gorontalo. Ketua DPRD Zulfikar Usira menyebut lembaganya telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp16 miliar untuk mendukung program pemberdayaan usaha masyarakat.
“Anggaran itu merupakan bentuk keberpihakan terhadap ekonomi rakyat,” kata Zulfikar.
Ia menegaskan DPRD akan mengawasi agar program bantuan benar-benar tepat sasaran dan memberi manfaat bagi pelaku usaha kecil.
Penulis: Nanang K
Editor: Kurniawan Golonda









