FaktaraID, BOLMUT – Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Desa Busisingo Utara, Kecamatan Sangkub, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Senin (1/5/2026).
Informasi yang dirangkum media ini menyebutkan, Korban bernama Yun Mamonto (69), seorang wiraswasta yang diketahui tinggal seorang diri. Saat ditemukan warga sekitar pukul 11.00 Wita, kondisi jasad telah membengkak dan mengalami pembusukan.
Penemuan bermula ketika seorang warga, Risno Makalunsenge (37), mencium aroma tidak sedap dari arah rumah korban. Kecurigaan muncul karena Yun sudah beberapa hari tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya.
Risno kemudian meminta bantuan warga lain, Jhoni Rore (46), untuk memeriksa kondisi rumah korban. Setelah diketahui pintu rumah tidak terkunci, keduanya masuk dan mencoba memanggil korban, namun tidak ada respons.
Saat memeriksa bagian belakang rumah, mereka menemukan Yun dalam posisi tertelungkup di area dapur dan sudah tidak bernyawa. Temuan tersebut segera dilaporkan kepada keluarga korban, pemerintah desa, dan pihak kepolisian.
Personel Polsek Sangkub yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengevakuasi jenazah, serta meminta keterangan sejumlah saksi.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan keterangan petugas medis, korban diperkirakan telah meninggal lebih dari 48 jam sebelum ditemukan. Kondisi jasad yang telah membusuk diduga berkaitan dengan lamanya korban tidak diketahui keberadaannya karena hidup seorang diri.
Dari informasi yang dihimpun polisi, korban juga diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes yang telah lama dideritanya.
Kapolsek Sangkub, IPDA Daud Kristiawan, mengatakan hingga saat ini pihaknya tidak menemukan tanda-tanda kekerasan maupun indikasi tindak pidana pada tubuh korban.
“Kami masih berkoordinasi dengan pihak keluarga terkait kemungkinan pemeriksaan medis lanjutan untuk memastikan penyebab kematian secara menyeluruh,” kata Daud.
Ia mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama warga lanjut usia yang tinggal seorang diri.
Menurut Daud, perhatian dan komunikasi dengan tetangga yang hidup sendiri dapat membantu mendeteksi lebih cepat jika terjadi kondisi darurat sehingga penanganan dapat segera dilakukan.
Penulis: Tim Wartawan
Editor: Kurniawan Golonda









