FaktaraID, GORONTALO – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo menyiapkan penataan sejumlah kawasan melalui APBD Perubahan 2026. Program ini mencakup sentra UMKM, fasilitas hidroterapi, kawasan olahraga, dan wisata air.
Pekerjaan tersebut ditangani Bidang Cipta Karya. Lokasinya meliputi Sentra UMKM Talaga, Pentadio Resort, GOR David-Tonny, dan Kolam Renang Barakati.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Gorontalo, Ayu Razak, mengatakan penataan diarahkan untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat dan meningkatkan kualitas layanan publik.
“Pembangunan tidak semata mengejar penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga bagaimana kawasan yang ditata mampu menggerakkan ekonomi lokal, memperkuat daya tarik wisata, dan mendukung pelayanan kesehatan,” kata Ayu, Selasa (15/9/2026).
Pengembangan kolam hidroterapi di kawasan Pentadio Resort. Fasilitas ini memanfaatkan sumber air panas alami untuk mendukung layanan pemulihan medis.
Ayu mengatakan layanan tersebut dirancang dengan melibatkan tenaga fisioterapi dari RSUD MM Dunda Limboto.
“Di Pentadio Resort nanti ada kolam hidroterapi yang difungsikan untuk pemulihan medis. Pasien penderita stroke ringan maupun gangguan saraf lainnya dapat menjalani terapi di sana di bawah pengawasan fisioterapis ahli,” ujarnya.
Pengembangan hidroterapi diharapkan memperluas fungsi Pentadio Resort, dari kawasan rekreasi menjadi tempat yang memadukan wisata air panas dan layanan pemulihan kesehatan.
Program lain menyasar Sentra Gedung UMKM Kabupaten Gorontalo di eks SD Negeri 2 Talaga.
Pekerjaan pada APBD Perubahan 2026 difokuskan pada penataan kawasan luar gedung. Rencananya meliputi pemasangan paving block di halaman dan pembenahan pagar yang sudah ada.
Gedung tersebut berada di depan Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT). Penataan kedua kawasan diharapkan mendukung terbentuknya sentra aktivitas UMKM yang lebih tertib dan terintegrasi.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo mengarahkan kawasan ini sebagai ruang yang dapat menunjang kegiatan pelaku usaha dan masyarakat.
Penataan juga dilakukan di area belakang Panggung 17 GOR David-Tonny. Kawasan itu kerap tergenang dan becek saat hujan deras.
Pemasangan paving block direncanakan untuk memperbaiki kondisi area sekaligus memanfaatkannya sebagai tempat parkir kendaraan.
“Area di belakang Panggung 17 sering tergenang air saat hujan deras dan becek. Melalui pemasangan paving block, tempat itu akan bersih dan siap difungsikan secara optimal sebagai area parkir kendaraan,” kata Ayu.
Sementara itu, pagar keliling Kolam Renang Barakati akan direhabilitasi. Sebagian pagar mengalami kerusakan akibat usia bangunan.
Pembenahan tersebut ditujukan untuk mendukung keamanan dan kenyamanan masyarakat yang menggunakan fasilitas wisata air tersebut.
Ayu mengatakan seluruh pekerjaan dalam APBD Perubahan 2026 berupa rehabilitasi dan penataan kawasan. Tidak ada pembangunan gedung baru dalam rangkaian program tersebut.
APBD Perubahan telah disetujui DPRD Kabupaten Gorontalo dan kini memasuki tahap evaluasi Pemerintah Provinsi Gorontalo.
“Begitu ketukan evaluasi dari provinsi turun, kami langsung tancap gas. Masa perencanaan kami padatkan sekitar dua minggu, sehingga minggu ketiga Oktober pekerjaan fisik sudah bisa berjalan dengan estimasi pengerjaan 45 hingga 50 hari kerja,” ujarnya.
Penulis: Nanang
Editor: Wan Golonda









