FaktaraID, BOLMUT – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meminta seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Indonesia meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman penyakit Ebola meski hingga kini belum ditemukan kasus terkonfirmasi di dalam negeri.
Direktur Pelayanan Klinis Kemenkes, Obrin Parulian, mengatakan penyakit infeksi emerging seperti Ebola dapat muncul kapan saja sehingga sistem kesehatan harus selalu berada dalam kondisi siap.
“Pandemi maupun penyakit infeksi emerging dapat terjadi kapan saja dan dari mana saja. Karena itu, sistem kesehatan harus selalu siap,” kata Obrin dalam webinar Waspada Penyakit Ebola: Kenali Lebih Dekat, Cegah Lebih Cepat yang diselenggarakan Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso bersama Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan.
Pernyataan tersebut menjadi pengingat bagi pemerintah daerah dan fasilitas kesehatan untuk memperkuat deteksi dini, kesiapan tenaga medis, serta ketersediaan sarana penanganan jika sewaktu-waktu ditemukan kasus suspek.
Di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Dinas Kesehatan memastikan fasilitas kesehatan masih dalam kondisi siap menghadapi berbagai potensi virus penyakit menular.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bolmut, Sofian Mokoginta, SKM mengatakan ketersediaan obat-obatan, vitamin, dan kebutuhan dasar pelayanan kesehatan di puskesmas maupun rumah sakit daerah saat ini dinilai memadai.
“Untuk fasilitas kesehatan di Bolmut mulai dari puskesmas hingga RSUD sampai saat ini masih memadai, termasuk ketersediaan obat-obatan dan vitamin,” ujar Sofian, Minggu (31/5/2026)
Ia menambahkan, pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara sebagai langkah antisipasi apabila ditemukan indikasi kasus yang memerlukan penanganan lebih lanjut.
Menurut Sofian, koordinasi lintas instansi menjadi penting untuk memastikan respons cepat dapat dilakukan apabila muncul laporan kasus yang mengarah pada penyakit infeksi berbahaya.
Penulis: Kurniawan Golonda
Editor: Tim Redaktur









