FaktaraID, BOLMUT – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) mulai mematangkan penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027 sebagai dasar penyusunan APBD tahun depan.
Pembahasan dilakukan melalui kegiatan asistensi RKA yang digelar di Aula Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), Kamis (16/7/2026).
Wakil Bupati Bolmut Moh Aditya Pontoh mengatakan, penyusunan anggaran daerah harus diarahkan pada program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan bukan sekadar memenuhi kebutuhan administratif perangkat daerah.
Menurut dia, setiap program yang diusulkan organisasi perangkat daerah (OPD) harus memiliki target yang jelas, terukur, dan sejalan dengan prioritas pembangunan daerah.
“Kita harus memastikan bahwa setiap rupiah dalam APBD 2027 benar-benar digunakan untuk program yang berdampak langsung kepada masyarakat,” kata Aditya dalam arahannya kepada pimpinan OPD.
Asistensi RKA menjadi salah satu tahapan penting sebelum penyusunan rancangan APBD. Pada tahap ini, pemerintah daerah melakukan sinkronisasi antara program OPD dengan visi pembangunan daerah, kemampuan fiskal, serta ketentuan peraturan yang berlaku.
Wabup juga menekankan pentingnya efisiensi belanja daerah di tengah kebutuhan pembangunan yang terus meningkat. Karena itu, setiap usulan kegiatan diminta mempertimbangkan manfaat, capaian kinerja, serta urgensinya bagi masyarakat.
Selain fokus pada efektivitas program, pemerintah daerah juga mendorong transparansi dan akuntabilitas dalam proses penganggaran agar penggunaan APBD dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
“Penyusunan RKA yang matang diharapkan dapat mempercepat pelaksanaan program pembangunan pada 2027 dan mengurangi potensi keterlambatan pelaksanaan kegiatan maupun penyerapan anggaran,” pungkasnya.
Penulis: Wan Golonda
Editor: Tim Redaktur









