FaktaraID, GORONTALO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo mempercepat revitalisasi kawasan Taman Menara Pakaya Tower di Kecamatan Limboto menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII Tahun 2026.
Revitalisasi yang mulai berjalan sekitar dua pekan terakhir itu kini memasuki tahap pembongkaran sejumlah fasilitas lama, termasuk panggung utama taman. Proses pembongkaran menggunakan excavator mini dipantau langsung Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tony Junus, Kamis, (21/5/2026).
Pemerintah daerah menargetkan kawasan tersebut menjadi ruang publik modern sekaligus titik strategis penyambutan tamu nasional saat PENAS KTNA berlangsung.
Sofyan mengatakan revitalisasi tidak hanya berfokus pada penataan taman, tetapi juga membangun wajah baru pusat Kota Limboto agar lebih modern dan menarik bagi masyarakat maupun wisatawan.
“Revitalisasi ini bukan hanya mempercantik taman, tetapi membangun wajah baru pusat Kota Limboto agar lebih hidup dan modern,” kata Sofyan.
Salah satu perubahan utama dalam proyek itu ialah pembangunan videotron berbentuk bundar yang diproyeksikan menjadi landmark baru Kota Limboto. Videotron tersebut akan ditempatkan di kawasan pusat taman untuk memperkuat identitas ruang publik dan pusat pemerintahan daerah.
Menurut Sofyan, konsep baru Taman Menara Pakaya dirancang agar kawasan pusat kota memiliki daya tarik visual sekaligus menjadi lokasi aktivitas masyarakat.
“Videotron bundar ini akan menjadi magnet baru Kota Limboto. Kami ingin kawasan Menara Pakaya tampil lebih representatif dan memberi pengalaman baru bagi masyarakat maupun tamu daerah,” ujarnya.
Pemkab Gorontalo menyebut revitalisasi dilakukan melalui kerja sama dengan pihak ketiga sehingga tidak menggunakan pembiayaan langsung dari APBD Kabupaten Gorontalo.
Selain taman, penataan juga menyasar bangunan Menara Pakaya Tower untuk mendukung pengembangan kawasan perkotaan dan sektor pariwisata daerah.
Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan utama revitalisasi selesai sebelum pelaksanaan PENAS KTNA XVII Tahun 2026 digelar. Kawasan Taman Menara nantinya disiapkan menjadi salah satu pusat kunjungan dan aktivitas masyarakat selama agenda nasional tersebut berlangsung.
Penulis: Tim Wartawan
Editor: Kurniawan Golonda









