FaktaraID, JAKARTA – Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus, mendorong percepatan hilirisasi industri kelapa sawit sebagai langkah meningkatkan nilai tambah komoditas, memperkuat ekonomi daerah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Tonny saat menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Workshop Asosiasi Kabupaten Penghasil Sawit Indonesia (AKPSI) 2026 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (7/7/2026).
Menurut Tonny, daerah penghasil sawit perlu mengambil peran dalam agenda hilirisasi yang tengah didorong pemerintah pusat agar manfaat ekonomi komoditas sawit tidak berhenti pada produksi bahan baku.
“Kabupaten Gorontalo siap mengambil bagian melalui penguatan kemitraan antara pemerintah, dunia usaha, dan petani sehingga nilai tambah komoditas sawit dapat dinikmati langsung oleh masyarakat, dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan,” kata Tonny.
Ia menilai hilirisasi dapat membuka peluang investasi, memperluas lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan petani dan masyarakat di daerah penghasil sawit.
Selain itu, Tonny menyebut Rakernas AKPSI menjadi forum penting bagi pemerintah kabupaten untuk menyelaraskan kebijakan pembangunan perkebunan dengan agenda nasional sekaligus memperkuat kerja sama antardaerah.
Menurutnya, forum tersebut juga menjadi ruang bertukar pengalaman dalam pengelolaan sektor perkebunan yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Tonny berharap Rakernas AKPSI 2026 menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berpihak kepada petani sawit, meningkatkan daya saing daerah penghasil sawit, serta mempercepat masuknya investasi ke sektor perkebunan.
“Kolaborasi pemerintah pusat, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar sektor sawit mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Penulis: Nanang K
Editor: Kurniawan Golonda









