Diduga, Penyeludupan BBM di Pohuwato Oknum Punya Bagian

Sunday, 31 July 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberta.id, POHUWATO,–Stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia semakin Menurun dan harganya makin meroket seperti Premium, Pertamax, Pertalite, Dexlate,Atau pun solar, hal ini di sebabkan oleh banyaknya pengguna legal maupun ilegal. Sabtu, 30 Juli 2022.

Di Kabupatan Pohuwato pun makin banyak yang menjadi pengguna pemanfaatan Bahan Bakar tersebut Akibat Banyakanya Teknologi Mesin yang mengunakan bahan tersebut.

Akibat hal ini membuat kami tim para Jurnalis Online merasa Penasaran akan hal ini, Sehingga di mulai dari senin, 25 Juli 2022 tim mulai menelusuri SPBU yang terpencar di Kabupaten Pohuwato.

Berdasarkan informasi yang kami himpun tanyata hal ini sangat masuk akal sebab merupakan suatu kebutuhan utama kita saat ini.

Baca JUga  Wabup Suharsi Sambut Baik Kunker Deputi BPJS Wilayah X,Octovianus Ramba

Anehnya ada juga beberapa dari masyarakat pengguna ini ternyata ada juga yang memanfaatkan situasi dan keadaan ini untuk ke hal–hal yang negatif.

Contohnya seperti membeli BBM di luar kapasitas, Menggunakan Rekomendasi dari dinas terkait untuk mendapatkan keuntungan tambahan, Memanfaatkan Jabatan dan Kapasitas Untuk Memperkaya diri.

Beberapa masyarakat yang enggan di sebutkan namanya dari tempat berbeda memberikan keterangan yang hampir sama dan ini makin marak dan bertambah banyak oknum–Oknum yang tidak bertanggungJawab.

“Kami ini bingung pak, kami pengguna pemanfaatan untuk pertanian dan perikanan untuk kebutuhan Kerja sulit mendapatkan BBM ini Apalagi kebanyakan pelayanan BBM menggunakan Jerigen Tanpa Izin (Ilegal) itu yang Paling Utama” Ungkapnya Saat di wawancarai.

Baca JUga  Elnino Mohi Salurkan Aspirasi Petani Kabupaten Pohuwato

Sehingga ini membuat pemanfaat yang menggunakan BBM ini baik itu Subsidi dan Nonsubsidi merasa Resah akibat lama mengantri untuk mendapatkan kebutuhan kerjanya saja.

“Belum lagi kami yang mengantri BBM Menggunakan Gelong yang bersubsidi (Berdasarkan Rekomendasi Dari Dinas Pertanian dan Perikanan) ini seharian mengantri padahal hanya 3 Jerigen saja, itu pun kami harus berikan jatah reman ke kapolsek setempat, belum lagi biaya keamaman” keluh masyarakat itu.

kami berharap ini ada upaya dari Pihak Keamana dan Pemerintah Kabupaten Pohuwato agar ada solusinya. Dan bisa mengusut tuntas siapa dalang dari Aktivitas BBM Ilegal tersebut.

Penulis : (Isjan/PB).

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polda Sulut Supervisi Humas Polres Bolmut, Soroti Akurasi Informasi Publik
10.194 Keluarga di Bolmut Terima Bantuan 305 Ton Beras
Kapolres AKBP Andhika Pimpin Tabur Bunga HUT ke-81 RI di Bolmut
Paskibraka Bolmut Dikukuhkan, Bupati Sirajudin Tekankan Tanggung Jawab
Tangani Kasus Bullying, Guru SMP di Bolmut Malah Dianiaya
AKBP Andhika Turun Tangan Bantu Warga Bolmut Terdampak Kekeringan
Ketua KPU Bolmut Diperiksa Tiga Kali soal Dugaan Korupsi Hibah Rp21,5 Miliar
Kejari Bolmut Periksa 5 Komisioner KPU soal Kasus Korupsi Hibah Rp21,5 Miliar
Tag :

Berita Terkait

Thursday, 20 August 2026 - 08:23

Polda Sulut Supervisi Humas Polres Bolmut, Soroti Akurasi Informasi Publik

Wednesday, 19 August 2026 - 13:56

10.194 Keluarga di Bolmut Terima Bantuan 305 Ton Beras

Monday, 17 August 2026 - 15:21

Kapolres AKBP Andhika Pimpin Tabur Bunga HUT ke-81 RI di Bolmut

Friday, 14 August 2026 - 22:24

Paskibraka Bolmut Dikukuhkan, Bupati Sirajudin Tekankan Tanggung Jawab

Friday, 14 August 2026 - 21:27

Tangani Kasus Bullying, Guru SMP di Bolmut Malah Dianiaya

Berita Terbaru

Bupati Bolmut Sirajudin Lasena menyerahkan secara simbolis bantuan cadangan pangan pemerintah tahap II di Kantor Camat Kaidipang.(foto: poket/*)

DAERAH

10.194 Keluarga di Bolmut Terima Bantuan 305 Ton Beras

Wednesday, 19 Aug 2026 - 13:56

Guru SMP di Bolmut melaporkan siswanya ke polisi setelah diduga dianiaya.(foto: jef/*)

HUKUM & KRIMINAL

Tangani Kasus Bullying, Guru SMP di Bolmut Malah Dianiaya

Friday, 14 Aug 2026 - 21:27