Mantan Penambang Emas Hijrah jadi Petani Alpokat

Tuesday, 31 January 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberita.id, BOLMUT __ Manusia memang selalu tak luput dari kesalahan. Seiring berjalannya waktu, berbagai hal di dalam hidup membuat manusia berkembang menjadi pribadi lebih baik.

Mantan Penambang Emas Tanpa Izin (PETI) di berbagai daerah, kini seorang Sarjan Hanapi beralih profesi menjadi petani alpokat sejak tahun 2016. Namun pernah terhenti selama satu tahun kembali bertambang.

Menurutnya, dibanding menjadi penambang emas ilegal, bertani memiliki nilai hidup yang mulia.

Pasalnya, bertani membuat lingkungan menjadi jauh lebih subur, berbeda 360 derajat dengan aktivitas penambangan ilegal yang malah merusak lingkungan.

“2020 saya kembali lagi membudidayakan Avokad. Alhamdulillah hingga saat ini sudah sekitar 400 pohon yang telah ditanam,” ungkap Sarjan saat bertemu media ini, Senin (30/1/2023)

Baca JUga  Tinjau korban Bencana Angin Puting Beliung Di Mootilango, Ini Langkah Kongrit Nelson

Dirinya menjelaskan jenis bibit yang ditanam merupakan hasil dari persilangan beberapa farietas unggul

“Jadi saya mencoba melakukan beberapa percobaan budidaya advokad, baik melalui persilangan ataupun menggunakan metode sambung dengan menggunakan entres dari berbagai jenis,” jelasnya.

Dari beberapa percobaan kata Sarjan akhirnya diperoleh bibit yang saat ini sudah mulai berbuah.

“Kemarin ada beberapa buah yang sudah matang, lumayan besar beratnya mencapai 1.5 kg,” beber Sarjan.

Dia juga mengungkapkan dari kalkulasi awal, bertani advokad sangat menguntungkan.

“Kalkulasi awal bertani avokad menguntungkan. Dalam 1 hektar kita bisa mendapatkan untung hingga ratusan juta rupiah,” tuturnya.

Selain untuk ditanam sendiri dirinya juga menyediakan bibit untuk masyarakat yang ingin menanam. “Silahkan yang ingin menanam datang langsung ke saya,” tutupnya.

Baca JUga  Sirajudin Lasena Pimpin Apel KORPRI, Ingatkan Netralitas ASN Hadapi Pemilu 2024

Penulis : DR

Editor   : Doank

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pemkab Gorontalo Gandeng Investor Kembangkan Hilirisasi Nilam dan Kelapa
Polres Bolmut Bedah Rumah dan Bangun Sumur Bor di Dua Kecamatan
Rp16 Miliar untuk UMKM, Pemkab Gorontalo Bagikan 66 Gerobak Usaha
PENAS KTNA Diproyeksi Dongkrak Ekonomi Wisata Kabupaten Gorontalo
DPR RI Resmi Sahkan Revisi UU P2SK
Harga Pertalite dan Pertamax Eceran di Bolmut Tembus Rp30 Ribu
Pemerintah Wajibkan Registrasi SIM Biometrik Mulai 1 Juli 2026
97 Pejabat Boltara Dilantik, Perkuat Birokrasi
Tag :

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 17:17

Polres Bolmut Bedah Rumah dan Bangun Sumur Bor di Dua Kecamatan

Saturday, 13 June 2026 - 19:50

Rp16 Miliar untuk UMKM, Pemkab Gorontalo Bagikan 66 Gerobak Usaha

Saturday, 13 June 2026 - 01:38

PENAS KTNA Diproyeksi Dongkrak Ekonomi Wisata Kabupaten Gorontalo

Thursday, 4 June 2026 - 19:29

DPR RI Resmi Sahkan Revisi UU P2SK

Monday, 1 June 2026 - 21:01

Harga Pertalite dan Pertamax Eceran di Bolmut Tembus Rp30 Ribu

Berita Terbaru

(Foto: Ilustrasi*)

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Diserang Saat Operasi Narkoba di Katingan, 1 Tewas dan 2 Hilang

Thursday, 2 Jul 2026 - 18:48

Polres Bolmut memusnahkan ratusan liter cap tikus dan ratusan butir obat keras hasil operasi kepolisian saat peringatan Hari Bhayangkara ke-80.(Foto: bob*)

HUKUM & KRIMINAL

Polres Bolmut Musnahkan BB 755 Liter Cap Tikus dan Obat Keras

Wednesday, 1 Jul 2026 - 20:05

Kapolres Bolmut AKBP Juleigtin Siahaan memimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80 di Lapangan Apel Sanika Satyawada Polres.(Foto: kiping*)

DAERAH

Kapolres Bolmut Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80

Wednesday, 1 Jul 2026 - 16:14