Gas Elpiji 3 Kg Langka di Bolmut, Anggota DPRD Minta Polisi Razia Pangkalan

Saturday, 11 January 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberita.ID – Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Meidi Pontoh, anggota DPRD Bolmut, mendesak pihak kepolisian untuk turun tangan menyikapi kelangkaan gas LPG 3 kg yang terus meresahkan masyarakat.

Ia menilai, perlu tindakan tegas untuk menertibkan pangkalan-pangkalan yang diduga bermain curang dengan menjual gas subsidi ke pengecer dalam jumlah besar.

 

“Polisi harus tegas! Jangan biarkan pangkalan-pangkalan yang kurang ajar ini terus merugikan masyarakat kecil. Lakukan penyisiran dan tindak tegas jika ditemukan pelanggaran,” ujar Meidi, Sabtu (11/01/25).

Meidi menambahkan, kelangkaan gas ini bukan hanya soal distribusi yang tidak tepat sasaran, tapi juga menunjukkan lemahnya pengawasan dari instansi terkait. Akibatnya, masyarakat kecil harus membeli gas dengan harga yang melonjak hingga Rp 50 ribu per tabung di tingkat pengecer.
Menurutnya, tindakan tegas dari polisi diperlukan untuk memberikan efek jera kepada para pelaku yang hanya mencari keuntungan di atas penderitaan rakyat.
“Ini soal kebutuhan dasar masyarakat. Jangan main-main! Kalau ada pangkalan yang terbukti curang, tutup saja izinnya. Kita butuh langkah nyata, bukan janji kosong,” tegasnya.
Meidi juga mengimbau pemerintah daerah untuk berkoordinasi dengan Pertamina agar distribusi LPG di Bolmut bisa diawasi lebih ketat. Selain itu, ia meminta masyarakat untuk melaporkan jika menemukan adanya indikasi kecurangan di lapangan.
“Sampaikan laporan ke pihak berwenang. Jangan takut! Ini hak kita sebagai warga negara yang berhak mendapatkan subsidi sesuai peruntukannya,” pungkas Meidi.
Kelangkaan gas LPG 3 kg di Bolmut kini menjadi persoalan yang mendesak untuk segera diselesaikan. Publik pun menanti langkah konkret dari aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dalam menindak tegas pihak-pihak yang bermain curang, agar kelangkaan ini tidak terus menjadi momok bagi masyarakat kecil.(**)
Facebook Comments Box
Baca JUga  Camaba Unibita Tuntut Dapat Beasiswa,Fadly: Itu Salah Peresepsi

Berita Terkait

Polres Bolmut Bedah Rumah dan Bangun Sumur Bor di Dua Kecamatan
97 Pejabat Boltara Dilantik, Perkuat Birokrasi
Semangat Pahlawan di Lintasan! Kejurda Drag Race & Drag Bike Bolmut 2025 Siap Guncang Sulawesi
Skandal Incinerator: Kejari Manado di Intimidasi, Jaksa Agung Diminta Beri Perlindungan
Buntut Kasus Penyelewengan Dana UKW Senilai 6 Miliar: Vouke Cs Dipecat, PWI Sulut Bersih-Bersih!
Gubernur Sulut YSK Instruksikan Distan dan PU Tindaklanjuti Laporan Petani: Jangan Tunggu Terlalu Lama
DPRD Bolmut Tetapkan Sirajudin Lasena – Aditya Pontoh sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025-2030
Menteri Rini : Waktu Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II Diperpanjang Hingga 20 Januari 2025

Berita Terkait

Wednesday, 17 June 2026 - 17:17

Polres Bolmut Bedah Rumah dan Bangun Sumur Bor di Dua Kecamatan

Tuesday, 5 May 2026 - 23:06

97 Pejabat Boltara Dilantik, Perkuat Birokrasi

Thursday, 30 October 2025 - 14:29

Semangat Pahlawan di Lintasan! Kejurda Drag Race & Drag Bike Bolmut 2025 Siap Guncang Sulawesi

Tuesday, 6 May 2025 - 20:55

Skandal Incinerator: Kejari Manado di Intimidasi, Jaksa Agung Diminta Beri Perlindungan

Saturday, 26 April 2025 - 17:42

Buntut Kasus Penyelewengan Dana UKW Senilai 6 Miliar: Vouke Cs Dipecat, PWI Sulut Bersih-Bersih!

Berita Terbaru

Guru SMP di Bolmut melaporkan siswanya ke polisi setelah diduga dianiaya.(foto: jef/*)

HUKUM & KRIMINAL

Tangani Kasus Bullying, Guru SMP di Bolmut Malah Dianiaya

Friday, 14 Aug 2026 - 21:27