Peduli Korban di Malang, DPD IMM Gorontalo Angkat Bicara

Monday, 3 October 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POJOKberita.id, POHUWATO,–Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Provinsi Gorontalo meminta agar Kapolda yang ada di wilayahnya, Irjen Pol Helmy Santika, menunda pelaksanaan operasi zebra otanaha tahun 2022.

Menurut Ketua Bidang Hikmah dan Kebijakan Politik DPD IMM Provinsi Gorontalo, Hamdi, S.H, bahwa penundaan itu tidak lain adalah untuk menghargai tragedi kemanusiaan yang terjadi di stadion Kanjuruan Malang, Jawa Timur.

“Ada ratusan nyawa hilang akibat ulah oknum-oknum yang selalu mengaku terdepan sebagai pelindung rakyat,” katanya.

IMM kata dia, tidak hendak menjustifikasi siapa yang harus bertanggung jawab atas tragedi itu, namun yang pasti kejadian tersebut adalah duka bagi seluruh rakyat indonesia.

Baca JUga  Pani Gold di Buka, Kabupaten Pohuwato Terancam Hancur

Tidak hanya itu, di tempat tragedi kemanusiaan tersebut kata Hamdi, juga nampak jelas para aparat keamanan yang gagal melindungi rakyatnya sendiri. Sehingga lanjutnya, kegagalan itu seharusnya dijadikan bahan introspeksi diri.

“Tidak masalah melaksanakan operasi zebra otanaha itu saat ini, dan tidak melanggar konstitusi juga jika jadwal operasi itu diganti dengan kegiatan yang menggambarkan bentuk duka cita,” ucapnya.

Lanjutnya, akibat tragedi kemanusiaan itu juga ada ratusan nyawa dan kepercayaan terhadap aparat keamanan yang hilang dan tidak akan kembali.

“Bagaimana mungkin rakyat akan patuh terhadap konstitusi sedangkan mereka melihat dan mendengar orang yang lebih buruk dari meraka berusaha menasehatinya. Kami khawatir operasi zebra itu justru akan memperburuk citra polri, dan membuat rasa antipati masyarakat semakin besar,” jelasnya.

Baca JUga  Anggaran Ratusan Juta DD Masih Tanda Tanya Besar Pertanggung Jawabannya, Ada Apa ?

Terakhir kata dia, IMM juga mendukung apabila Polda Gorontalo dan seluruh jajarannya melakukan sholat gaib, memasang bendera setengah tiang, menyalakan lilin, dan melaksanakan upacara penghormatan bagi para korban, ketimbang turun kejalan memberhentikan para pengendara dan melakukan pengejaran kepada masyarakat yang tidak patuh aturan berlalu lintas.

“Operasi itu bisa dijadwalkan kembali. Dan lebih bagus lagi jika petugas yang turun ke lapangan itu mengajak masyarakat untuk mengumpulkan dana atau secara bersama-sama menggalang dana bagi keluarga korban,” pungkasnya.

Penulis : Isjan/PB
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Skandal Incinerator: Kejari Manado di Intimidasi, Jaksa Agung Diminta Beri Perlindungan
Buntut Kasus Penyelewengan Dana UKW Senilai 6 Miliar: Vouke Cs Dipecat, PWI Sulut Bersih-Bersih!
Gubernur Sulut YSK Instruksikan Distan dan PU Tindaklanjuti Laporan Petani: Jangan Tunggu Terlalu Lama
DPRD Bolmut Tetapkan Sirajudin Lasena – Aditya Pontoh sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025-2030
Menteri Rini : Waktu Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II Diperpanjang Hingga 20 Januari 2025
Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Pangkalan, Komisi II DPRD Bolmut Desak Dinas Disperindag Segera Cari Solusi
Mayor Teddy Tegur Soal Heboh Patwal Mobil RI 36, Ini Sikap Raffi Ahmad
Presiden Prabowo Hapus Utang UMKM hingga Rp 2,5 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Tuesday, 6 May 2025 - 20:55

Skandal Incinerator: Kejari Manado di Intimidasi, Jaksa Agung Diminta Beri Perlindungan

Saturday, 26 April 2025 - 17:42

Buntut Kasus Penyelewengan Dana UKW Senilai 6 Miliar: Vouke Cs Dipecat, PWI Sulut Bersih-Bersih!

Wednesday, 23 April 2025 - 23:38

Gubernur Sulut YSK Instruksikan Distan dan PU Tindaklanjuti Laporan Petani: Jangan Tunggu Terlalu Lama

Thursday, 16 January 2025 - 15:31

DPRD Bolmut Tetapkan Sirajudin Lasena – Aditya Pontoh sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih 2025-2030

Tuesday, 14 January 2025 - 15:33

Kelangkaan Gas LPG 3 Kg di Pangkalan, Komisi II DPRD Bolmut Desak Dinas Disperindag Segera Cari Solusi

Berita Terbaru